Renungkanlah…
“Ada seseorang dari generasi sebelum zaman kamu sekalian yang sama sekali tidak pernah beramal baik kecuali bahwa ia bertauhid saja. Orang tersebut berwasiat pada keluarganya, ‘Bila aku mati, bakarlah aku dan hancurkanlah diriku, kemudian taburkan “separo tubuhku di darat dan separonya lagi di laut pada saat angin kencang”.
Keluarganya pun melakukan wasiatnya itu. Kemudian Allah SWT. berfirman pada angin, Kemarikan apa yang kamu ambil. ‘Tiba-tiba orang tersebut sudah berada di sisi-Nya. Kemudian Allah SWT. bertanya pada orang tersebut, Apa yang membebanimu sehingga kamu berbuat begitu?’ Dia menjawab ‘Karena malu kepada-Mu. ‘Kemudian Allah SWT. mengampuninya.” (H.R. Bukhari).
Categories: Renungan

Ini sebuah hadits…
Wah tulisane apik tenan sampeyan iki, ngaji nang endi sih?
tapi aja kelalen ya karo nyong…….!
Mari kita renungkan bersama……!